Tugas 3-8B || Artikel Ilmiah Populer

Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Melalui Program Sekolah Hijau

Abstrak

Lingkungan sekolah yang bersih, hijau, dan sehat berperan penting dalam mendukung proses pembelajaran dan pembentukan karakter peserta didik. Artikel ini membahas implementasi program Sekolah Hijau sebagai upaya meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan siswa dan warga sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif melalui observasi dan wawancara terhadap guru dan siswa di tiga sekolah menengah pertama di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Sekolah Hijau mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam menjaga kebersihan lingkungan dan menumbuhkan sikap peduli terhadap isu-isu lingkungan. Diperlukan dukungan berkelanjutan dari pihak sekolah, orang tua, dan pemerintah agar program ini berjalan optimal dan berkelanjutan.

Kata kunci: lingkungan sekolah, sekolah hijau, kesadaran lingkungan, pendidikan lingkungan hidup


1. Pendahuluan

Krisis lingkungan hidup yang terjadi secara global menuntut peran aktif dari berbagai pihak, termasuk institusi pendidikan. Sekolah sebagai tempat belajar generasi muda memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peduli lingkungan sejak dini. Melalui program-program berbasis lingkungan, sekolah dapat menjadi agen perubahan dalam membangun budaya ramah lingkungan.

Salah satu pendekatan yang telah diterapkan adalah program Sekolah Hijau (Green School), yaitu upaya sistematis dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan mendukung pembelajaran berwawasan lingkungan. Program ini mencakup pengelolaan sampah, penghijauan, konservasi energi dan air, serta pendidikan lingkungan yang terintegrasi dalam kurikulum.


2. Metodologi

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi lapangan dan wawancara semi-terstruktur. Objek penelitian adalah tiga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Jawa Barat yang telah menjalankan program Sekolah Hijau minimal selama dua tahun.

Partisipan meliputi guru, kepala sekolah, dan siswa yang terlibat aktif dalam program tersebut. Data dianalisis dengan pendekatan tematik untuk mengidentifikasi pola-pola praktik baik dalam pelaksanaan program.


3. Hasil dan Pembahasan

3.1 Pelaksanaan Program Sekolah Hijau

Ketiga sekolah menunjukkan keseriusan dalam menjalankan program Sekolah Hijau melalui kegiatan seperti:

  • Pengelolaan sampah berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle)

  • Penanaman pohon dan tanaman obat keluarga (toga)

  • Pembuatan kompos dari sampah organik

  • Edukasi rutin tentang isu lingkungan di kelas dan ekstrakurikuler

3.2 Dampak terhadap Siswa

Wawancara menunjukkan bahwa siswa menjadi lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Beberapa siswa bahkan mulai menerapkan kebiasaan baik di rumah, seperti memilah sampah dan menghemat listrik.

3.3 Tantangan

Meski demikian, terdapat tantangan dalam pelaksanaan, antara lain kurangnya dana, minimnya pelatihan bagi guru, dan belum terintegrasinya pendidikan lingkungan dalam semua mata pelajaran.


4. Penutup

Program Sekolah Hijau terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan siswa dan warga sekolah. Untuk keberlanjutan program, dibutuhkan sinergi antara sekolah, pemerintah daerah, dan masyarakat. Integrasi pendidikan lingkungan dalam kurikulum dan pelatihan bagi guru perlu diperkuat agar nilai-nilai keberlanjutan dapat ditanamkan secara lebih luas dan mendalam.


Daftar Pustaka

  1. Wahyuni, D. (2021). Pendidikan Lingkungan di Sekolah: Teori dan Praktik. Jakarta: Pustaka Edukasi.

  2. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2020). Panduan Program Adiwiyata Nasional. Jakarta: KLHK.

  3. Nugroho, R. (2019). "Implementasi Program Sekolah Hijau di Sekolah Menengah Pertama." Jurnal Pendidikan dan Lingkungan, 14(2), 112–120.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas 1-8B || Teks LHO

Tugas 5-8ABC || Menentukan Kalimat Persuasif dan Imperatif